Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SUNGGUH Terlalu! Guru Honorer Raih Nilai Murni 255 Tersingkir, tetapi Guru Swasta 70 Poin Malah Lulus, Kok Bisa?

Bantuanguru.com - Pengumuman kelulusan PPPK guru tahap 2 masih menimbulkan kekecewaan honorer negeri. Walaupun mereka melampaui passing grade, tetapi tersingkir oleh guru swasta yang bersertifikat pendidik (berserdik).


"Pada seleksi PPPK guru tahap 2, banyak guru honorer kalah telak dengan guru swasta berserdik," kata anggota Dewan Pembina Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN.com, Kamis (23/12).


Dia mengungkapkan banyak guru honorer K2 yang lulus passing grade. Sayangnya mereka kalah ranking dengan guru berserdik. Selain itu formasinya pun terbatas.


Yang membuat Titi prihatin, dari laporan guru honorer K2, nilai passing grade kompetensi teknis mereka lebih tinggi dibandingkan peserta berserdik.


Dia menyebut banyak peserta berserdik nilai teknisnya di bawah 100 poin. Sementara, honorer K2 di atas 200.


"Coba bandingkan ya, nilai murni kompetensi teknis honorer K2 sebanyak 255 poin, guru swasta 70. Pintaran mana?," ujarnya.


Namun, lanjutnya, ketika hasil diumumkan yang lulus guru swasta. Sebab, mereka memiliki afirmasi kompetensi teknis 500 poin karena memiliki serdik.  Sedangkan guru honorer K2 hanya mendapatkan afirmasi 125 poin sehingga bila diakumulasi nilainya 380 poin.


Dari sini kata Titi, bisa dilihat bagaimana guru honorer K2 berusaha semaksimal mungkin untuk lulus. Sayangnya karena afirmasi yang perbedaannya bagai langit dan bumi itu membuat mereka tersingkir.


"Ini peserta punya serdik mengerjakan soal teknis asal-asalan, tetapi lolos," ucapnya.


Yang dipersoalkan tambahnya adalah masalah keadilannya. Kalau mengerjakan asal-asalan begitu namanya meremehkan tes. Guru honorer K2 sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi gagal karena kalah ranking dengan peserta yang memiliki modal awal 500 poin.


"Jujur saya sedih sekali," pungkasnya. (esy/jpnn)


Demikian informasi yang dapat bantuanguru.com berikan mengenai SUNGGUH Terlalu! Guru Honorer Raih Nilai Murni 255 Tersingkir, tetapi Guru Swasta 70 Poin Malah Lulus, Kok Bisa? Semoga ada manfaatnya untuk rekan-rekan guru semua.