KABAR Terbaru! DPR RI Desak Kemenpan RB dan BKN Seleksi CPNS atau CASN 2021 Diulang Lagi, Ini Alasan Komisi II -->

KABAR Terbaru! DPR RI Desak Kemenpan RB dan BKN Seleksi CPNS atau CASN 2021 Diulang Lagi, Ini Alasan Komisi II

Sabtu, 06 November 2021

Bantuanguru.com - Sekedar informasi untuk rekan-rekan semua mengenai Proses seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang kembali disorot oleh sejumlah pihak termasuk DPR RI.


Wakil ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mendesak Kemenpan RB dan BKN untuk melakukan tes seleksi CPNS 2021 kembali.


DPR RI menganggap nilai passing grade yang tak wajar sebagai dasar desakan melakukan tes ulang seleksi CPNS atau CASN 2021.


Menurut Junimart Girsang ada banyak laporan dari berbagai pihak terkait kecurangan saat seleksi CPNS atau CASN 2021.


Wakil ketua komisi II DPR RI Junivert Girsang mengatakan agar seleksi lebih adil tidak ada pilihan lain, selain ulang kembali seleksi CPNS 2021.


"Kita khawatir ada perserta curang yang lolos dalam seleksi CPNS 2021," kata Junimart Girsang dikutip portajogja dari laman Antara, Sabtu 6 November 2021.


"Ini biar klir kita mendesak agar seleksi CPNS 2021 itu diulang secara menyeluruh. Terlepas ada atau tidaknya anggaran, ini konsekuensi," katanya.


Pihaknya mendesak pihak terkait segera melakukan seleksi ulang CPNS secara menyeluruh agar masalah kecurangan menjadi klir dan jelas.


Hal itu disampaikan Junimart sebagai tanggapan atas pernyataan dari Deputi Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN Suharman yang mengatakan terkait masalah kecurangan, pihaknya akan melakukan diskualifikasi kepada peserta yang ketahuan berbuat curang.


"Bukan diskualifikasi, ini kan ketahuan, bagaimana dengan yang lolos tidak ketahuan," kata dia.


Junimart menilai supaya lebih fair dan adil, itu tidak ada pilihan lain, kecuali seleksinya yang perlu diulang.


"Kita khawatir ada peserta curang yang lolos dalam seleksi CPNS 2021. Jadi biar klir kita mendesak agar seleksi CPNS 2021 itu diulang secara menyeluruh. Terlepas ada atau tidaknya anggaran, ini konsekuensi," tegasnya.


Terkait kecurangan itu, dia mengatakan sejak awal Komisi II DPR RI telah mengingatkan Kemenpan RB dan BKN dalam setiap rapat kerja dengar pendapat.


"Agar dalam pelaksanaan seleksi CPNS 2021 dilakukan berbasis IT serta harus sudah mengantisipasi kemungkinan terjadi kebocoran materi soal-soal," kata dia.


Dengan alasan sepanjang IT tersebut masih dikelola oleh manusia tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyimpangan.


Kasus yang terungkap saat ini di beberapa daerah terkait IT yang bisa bobol dalam tes CPNS atau CASN 2021 ini menjadi terbukti.


"Jauh-jauh hari, kita di Komisi II DPR sudah mengingatkan agar peluang curang dalam seleksi CPNS 2021 ini diantisipasi. Salah satunya melalui sistem operator model digitalisasi, harusnya semua berbasis IT karena sepanjang manusia masih menjadi operator, kecurangan akan terjadi dan itu terbukti sekarang," tegas dia.


Sementara itu secara terisah dalam laporan yang diberikan Menpan-RB Tjahjo Kumolo, diduga kecurangan seleksi CPNS 2021 terjadi di 9 titik lokasi (Tilok).


Lokasi yang diduga melakukan kecurangan tes seleksi CPNS 2021, diantaranya adalah Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.


Dari 9 lokasi seleksi CPNS 2021 sedikitnya tercatat 225 peserta yang diduga melakukan kecurangan.


Kini kasus-kasus ini tengah dipelajari dan diselediki bersama-sama. Semua pihak menunggu hasilnya secara jelas dan transparan. (Sumber : https://portaljogja.pikiran-rakyat.com/)


Demikian informasi yang dapat bantuanguru.com berikan mengenai KABAR Terbaru! DPR RI Desak Kemenpan RB dan BKN Seleksi CPNS atau CASN 2021 Diulang Lagi, Ini Alasan Komisi II, Semoga ada manfaatnya untuk rekan-rekan guru semua.